Pantai tiruan dan pasir asli agak kontras jika digabungkan jadi satu. Tiruan dan asli. Tapi buat Aysa semua itu tidak penting. Pemandangan yang ia lihat sekarang cukup memesona. Angin sepoi-sepoi dan sepiring nasi kuning adalah pasangan yang cocok untuk menemani Aysa duduk di bawah pohon kelapa. Dia sempat menduga bahwa pohon kelapa ini juga tiruan. Namun apa daya, kombinasi angin sepoi-sepoi dan sepiring nasi kuning membawa ia ke dunia yang lain. Dunia yang buat Aysa adalah dunia sempurna. Dunia tenang nyaman dengan makanan yang lezat.
Momen dalam takdir pun terjadi. Mereka berdua saling dipertemukan untuk pertama kalinya. Aysa dan Ian. Dan masing masing pun tidak tahu bahwa pertemuan ini akan merubah hidup mereka. Tapi mereka berdua bersyukur di pertemukan pada hari itu. Pada hari yang indah.
Pullman Lakeside, Putrajaya. 2009












